Tuhan,
apa yang sebenarnya dia rasakan ?
apa ia sudah tau dengan semua yang aku rasakan ?
aku merasa semakin lama dia semakin menjauh
hmm mana mungkin aku bisa menggapainya ?
apa dia tak peduli ?
apa dia tak ada waktu ?
apa dia sengaja membuatku cemas dan tidak berhenti memikirkannya ?
atau dia ingin sekali membunuh perasaanku terhadapnya ?
aku meneteskan air mata lagi dan lagi
ini untuknya
ah aku pikir aku bodoh
untuk apa air mata ini terus mengalir ?
toh dia juga tetap tidak tau dan tidak pernah peduli
terkadang aku sendiri pun tidak pernah yakin
mengapa perasaanku bisa begitu hebat kepadanya ?
inilah yang menyebabkan aku selalu malu untuk berkata jujur kepadanya
bahwa oops aku menyayanginya
dia sering menuliskan kata-kata yang oh aku rasa itu untukku
semua kata-kata yang dia tulis dengan flat dan biasa
ternyata semuanya berubah menjadi luar biasa saat aku membacanya
yaa walaupun sekali lagi aku tau, itu bukan untukku
dahulu aku sering bingung
lho kok ada yaa orang yang suka sama dia ?
itu pertanyaan yang terkadang muncul saat aku tau ada orang yang begitu menyayanginya
tetapi sekarang,
apa yang ada dalam dirinya membuat aku tau dan membuat aku menjadi mengerti
tapi apa artinya semua kata-kata yang aku tulis ini ?
aku saja tidak pernah mau jujur
bagaimana dia bisa tau semua perasaanku ?

oh, ini aku
Labels: DEAR DIARY
